Waspadai faktor resiko dan gejala hematuria

Hematuria adalah ketika kita melihat darah terdapat pada urine . menyebabkan urine menjadi berwarna merah muda, merah , merah kecoklatan , atau berwarna seperti teh . gejala hematuria ini disebut gejala hematuria gross yaitu gejala hematuria yang dapat dilihat dengan mata telanjang darah pada urin terlihat jelas . sedangkan hematuria mikroskopik adalah gejala hematuria yang harus menggunakan mikroskop untuk melihat kehadiran sel sel darah merah pada urinnya biasanya hematuria ini ditemukan sampel urin diuji dengan alat dipstick dan hasilnya dikonfirmasi dengan pemeriksaan mikroskopis . selain warna urine yang akan berubah tentu hematuria disebabkan gejala lain tergantung penyebab yang diakibatkan . gejala tambahan hematura yang biasanya mucuk untuk penderita gejala hematuria adalah nyeri pada bagian perut , sering buang air kecil atau malah justru kesulitan untuk uang air kecil . dilansir dari doktersehat.com hematuria dapat terjadi tanpa gejala lain , yaitu beberapa penyebab namun berhubungan dengan gejala tambahan yang berlevel sedang atau sampai berat :

Sumbergambar: healthpreo.com

Hasil gambar untuk hematuria urine
  1. Batu ginjal 

Gejala termasuk sakit perut yag sangat parah dan terasa nyeri pada bagian tubuh panggul.

  1. Penyakit ginjal 

Gejala kelemahan , tekanan darah tinggi , pembengkakan tubuh termasuk menyebabkan bengkak disekitar mata 

  1. Infeksi ginjal atau pielonefritis 

Gejala seperti demam , menggigil dan nyeri pinggang yang bisa menimbulkan rasa sakit di punggung bawah .

  1. Infeksi kandung kemih atau sistitis akut 

Yang terjadi pada orang dewasa yang terkena infeksi kandung kemih biasanya infeksi ini akan menyebabkan rasa seperti  terbakar atau rasa sakit saat sedang buang air kecil . sering kencing dan rasa nyeri pada perut bagian bawah.

Jika anda berobat ke dokter , dokter akan membantu anda meredakan hematuria dimulai seperti menanyakan riwayat medis dan meminta apa yangmenyebabkan munculnya darah dalam urine . pengoabatan hematuria ini didasari terlebih dahulu dan memeriksa kembali urin untuk memariksa kembali apakah dalam urin terdapat darah juga , jika itu terjadi akan ada tes tambahan  atau anda akan dirujuk jika emang teknologi rumah sakit tidak memadai di rs situ . tidak tentu saja penanganan dokter tidak lepas dari kegiatan medis seperti pemeriksaan urine yang seperti sitology urine pada pemeriksaan ini digunakan mikroskop untuk mencari sel sel abnormal dalam urin dan juga ada pemeriksaan tes darah yaitu ketika darah sudah meganudng limbah ginjal sudah tingkat tinggi untuk dibuang dari tubuh contohnya ureum dankreatinin ini bisa disebut gejala penyakit ginjal.lalu ada beberapa pemeriksaan lainnya selain urin dan tes darah seperti yang dilansir dari doktersehat.com : 

  1. Biopdi ginjal atau renal 

Yaitu sebuah  sampel jaringan kecil yang didapatkan dari ginjal serta diperiksa dibawah mikroskop apakah terdapat gejala gejala hematuria apa bukan . 

  1. Pylogram intravena atau disingkat IVP

Adalah pencitraan dari saluran kemih yang membutuhkan pewarna lalu ditangkap menggunakan sinar X .

  1. Melalui USG ginjal 

Gelombang suara untuk menciptakan gambaran struktur ginjal .

  1. Terdapat tes yang melibatkan penisipan tabung kecil dengan kamera kedalam kandungan kandung kemih melalui uretra , lalu sampe pada jaringan dapat diperoleh dengan memeriksa kehadiran sel sel abnormal atau kanker .
  2. Computed tomography scan atau bisa ditingkat  CT-scan 

Adalah pemeriksaan pencitraan dengan menggunakan sinar x yang khusus dan dapat membantu mengidentfikasi kandung kemih tau abut ginjal tumor dan kelainan dari batu ginjal . tumor dan kelelahan .

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>